Tanggul Sungai Bremi Jebol, Wali Kota Pekalongan Tinjau Langsung dan Apresiasi Langkah Cepat Penanganan

Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., didampingi Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han, serta jajaran terkait, meninjau langsung kondisi tanggul Sungai Bremi yang jebol di perbatasan Pabean dan Pasir Sari pada Minggu (30/3/2025). Inspeksi ini dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Pekalongan Barat, serta Lurah Pasirkramatkraton.

Penanganan darurat segera dilakukan dengan gotong royong oleh warga sekitar, didukung unsur kecamatan dan kelurahan, serta bantuan material dari DPUPR Kota Pekalongan dan Pusdataru Jawa Tengah. Berkat langkah cepat ini, kondisi saat ini sudah terkendali dan akan ditindaklanjuti setelah Lebaran.

Dalam keterangannya, Wali Kota Pekalongan mengapresiasi kerja cepat dari dinas terkait dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan ini. "Alhamdulillah tanggul darurat sudah jadi, air tidak limpas lagi. Namun, masih ada keretakan di sisi kanan dan kiri tanggul yang jebol. Ini akan segera kami sampaikan ke provinsi karena proyek ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga bersyukur karena tidak terjadi rob besar, serta tanggul lama masih dalam kondisi utuh. "Gerak cepat dari dinas, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat sangat membantu. Dalam dua hari saja, tanggul sudah bisa dibendung sementara. Alhamdulillah, situasi saat ini sudah aman," tambahnya.

Wali Kota memastikan bahwa setelah Lebaran, Pemerintah Kota Pekalongan akan melanjutkan upaya perbaikan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna menangani potensi retakan yang masih tersisa di sekitar tanggul. Diharapkan, langkah ini dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan memberikan perlindungan lebih baik bagi warga sekitar.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi terkait, diharapkan tanggul Sungai Bremi dapat segera mendapatkan perbaikan permanen demi keselamatan dan kenyamanan warga Kota Pekalongan.