Pengungsi Pasirkratonkramat Kembali ke Rumah Setelah 1 Bulan Mengungsi

Pengungsi banjir di Kelurahan Pasirkratonkramat, Kota Pekalongan, mulai kembali ke rumah masing-masing pada Kamis, 13 Februari 2026. Mereka sebelumnya mengungsi sejak 17 Januari 2026 akibat banjir besar yang melanda Kota Pekalongan pada awal tahun.
Masa pengungsian selama 27 hari menjadikan lokasi ini sebagai tempat pengungsian terlama di Kota Pekalongan dalam penanganan banjir 2026. Mayoritas pengungsi berasal dari wilayah Pasirsari yang terdampak genangan cukup tinggi dan lama surut.
Sejak awal kejadian, pihak kelurahan telah menyiapkan sejumlah titik pengungsian. Lokasi tersebut meliputi eks Kelurahan Kraton Kidul, Aula Kelurahan Pasirkratonkramat, musholla Kelurahan Pasirkratonkramat, serta Aula Musholla Darulnaim Kramatsari. Fasilitas ini digunakan untuk menampung warga terdampak sekaligus memudahkan distribusi logistik dan pelayanan kesehatan.
Proses kepulangan pengungsi pada 13 Februari 2026 difasilitasi oleh BPBD Kota Pekalongan bersama Satpol P3KP Kota Pekalongan. Petugas membantu pengantaran warga beserta barang-barang mereka menggunakan kendaraan operasional hingga ke lingkungan masing-masing.
Kepulangan dilakukan secara sukarela. Warga menyatakan air di rumah mereka mulai surut dan kondisi sudah memungkinkan untuk dibersihkan. Selain itu, banyak keluarga ingin menyambut bulan Ramadan di rumah sendiri bersama kerabat dan tetangga.
Kelurahan Pasirkratonkramat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penanganan pengungsian, termasuk Dinsos P2KB Kota Pekalongan, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, BPBD Kota Pekalongan, Satpol P3KP Kota Pekalongan, tenaga kesehatan, relawan, serta unsur masyarakat yang membantu selama masa darurat.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan berupa makanan siap saji, bahan kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut membantu menjaga kebutuhan para pengungsi tetap terpenuhi selama hampir satu bulan berada di tempat penampungan.
Dengan kembalinya warga ke rumah masing-masing, aktivitas di Pasirkratonkramat diharapkan berangsur pulih. Kelurahan Pasirkratonkramat mengimbau warga untuk tetap selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan genangan susulan.